-->

Draft Kurikulum Ilmu Al-Qur'an Dan Tafsir (S1)

 

     DRAFT KURIKULUM

PROGRAM STUDI S1 ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR

FAKULTAS USHULUDDIN

 





Tim  Penyusun

Penanggung Jawab

:

Rektor IAIS

Ketua Tim Pengembang

:

Wakil Rektor I

Koordinator Tim

:

Muhammad Nasirrudin, M.Ag.

Sekretaris

:

H. Ahmad Gunawan, Lc.,M.A.

Anggota

:

Dr. H. Anwar, Lc.,M.Ud.

 

:

Marup, S.Hum.,M.Pd.

 

:

Ahmad Mahfudzi Mafrudlo, M.Ag.

 

:

Muhammad Iqbal, M.A.

 

INSTITUT AGAMA ISLAM SUKABUMI (IAIS) YASPIDA

SUKABUMI

2020 M




KATA PENGANTAR

 

Segala puji bagi Allah SWT, rahmat dan keselamatan semoga tetap atas utusan Allah SWT beserta para keluarga dan sahabatnya dan orang-orang yang mengikutinya, dan tidak ada daya dan tidak ada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah SWT.

Pengembangan kurikulum perguruan tinggi harus didasarkan pada dinamika kebutuhan masyarakat, regulasi terkait pendidikan tinggi, visi dan misi perguruan tinggi, khususnya program studi dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Pasal 35, Ayat (2) menegaskan bahwa Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) dikembangkan oleh setiap perguruan tinggi dengan mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) untuk setiap program studi yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, akhlak mulia, dan keterampilan. Lebih lanjut pengembangan KPT dirumuskan penjenjangnya dalam Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). KKNI dalam penerapannya di jenjang pendidikan tinggi secara lebih rinci dirumuskan dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) yang tercakup dalam Standar Kompetensi Lulusan (SKL).

Untuk mencapai kompetensi lulusan, berikut ini Kurikulum S1 Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam Sukabumi, yang dalam pengembangannya merujuk pada Standar Isi, Standar Proses, dan Standar Penilaian yang tertuang dalam SN-Dikti.

Demikian, semoga kurikulum ini bermanfaat dan dapat digunakan sebagai dasar pelaksanaan kegiatan akademik di program studi S1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam Sukabumi.

Sukabumi, Agustus 2020

Tim Pengembang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

A.    PENDAHULUAN

1.      Landasan Pengembangan Kurikulum

2.      Visi, Misi, dan Tujuan Program Studi

3.      Rencana Strategis dan Rencana Operasional Program Studi

4.      Analisis SWOT Program Studi

5.      Hasil Tracer Study

B.     RANCANGAN KURIKULUM PROGRAM STUDI

1.      Penetapan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)

a.       Penetapan Profil Lulusan

b.      Penetapan Kemampuan yang Diturunkan dari Profil Lulusan

c.       Profil Lulusan dan Deskripsinya

d.      Perumusan Capaian Pembelajaran (CPL)

2.      Pembentukan Mata Kuliah

a.       Pemilihan Bahan Kajian dan Materi Pembelajaran

b.      Penetapan Mata Kuliah

C.    PERENCANGAN PEMBELAJARAN

Rencana Pembelajaran Semester (RPS)

 

 

 

 

 

 

 

 

IDENTITAS PROGRAM STUDI

 

1

Program Studi

:

Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

2

Jurusan

:

Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

3

Fakultas

:

Ushuluddin

4

Perguruan Tinggi

:

Institut Agama Islam Sukabumi

5

Jenjang Pendidikan

:

S1

6

Gelar Luliusan

:

S.Ag.

7

Bulan dan Tahun Penyelenggaraaan PS

:

Februari 2017

8

No SK Izin Operasional

:

SK DIKTIS NO : 1147 Tahun 2017

9

Tanggal SK Izin Oprasional

:

23 Februari 2017

10

Alamat Program Studi

:

Jl.Parungseaha No 43 KM 4 Cipetir

 

 

 

Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat

 

Telpon

:

0266-6249758

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A.    PENDAHULUAN

Latar Belakang

Perubahan kurikulum selain sebagai kegiatan rutin yang wajib dilakukan memiliki fungsi penting. Pertama, perubahan kurikulum dapat dilihat sebagai kesempatan dan upaya untuk memperoleh dan mengembangkan semua keunggulan kompetitif. Kurikulum yang diperbaharui secara teratur berfungsi untuk mengantisipasi kebutuhan pasar. Perubahan kurikulum dimaknai sebagai upaya strategis untuk memperoleh keunggulan bersaing. Kedua, perubahan kurikulum dapat dilihat sebagai upaya perbaikan kualitas pendidikan. Dengan perubahan kurikulum diharapkan mutu lulusan dapat lebih baik. Dapat disimpulkan bahwa perubahan kurikulum dapat dilihat dalam kerangka meningkatkan daya saing maupun perbaikan kualitas. Hasil dari kedua pendekatan tersebut adalah lulusan yang sesuai dengan kebutuhan (industri) yang pada akhirnya menjamin kelangsungan hidup perguruan tinggi.

Perubahan kurikulum dari kurikulum berbasis isi (content based curriculum) ke kurikulum berbasis kompetensi (competency- based curriculum) berdampak pada perubahan orientasi pembelajaran di perguruan tinggi. Kurikulum berbasis kompetensi (competency based curriculum) berorientasi bahwa pembelajaran di perguruan tinggi tidak hanya menitik beratkan pada pemahaman konsep saja, tetapi menuntut mahasiswa untuk menerapkan konsep yang telah didapat dalam pembelajaran ke kehidupan sehari - hari. Oleh karena itu, program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir memerlukan penyesuaian kurikulum baru agar lulusan dapat lebih mudah beradaptasi di semua bidang dalam lingkungan dunia usaha, bisnis, dan industri. Sehingga, mereka mampu menguasai dasar ilmu Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dan bisnis, akrab dengan teknologi informasi, mampu berlogika dan bernalar dengan baik, mampu mengembangkan diri secara terus menerus, mampu mempraktekkan ilmu bisnis dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir secara aktual, mampu memiliki dasar kepribadian profesional. Hasil dari kurikulum baru ini nantinya bisa menaungi serta menyetarakan kurikulum yang ada di program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sebelumnya

Analisis Situasi

Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir merupakan disiplin ilmu yang terbentuk dari ilmu Ushuluddin  dimana Ushuluddin  merupakan bagian dari muamalat (hubungan antara manusia dengan manusia). Oleh karena itu, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir tidak bisa dilepaskan dari Al-Qur`an dan As-sunnah sebagai sumber hukum Islam. Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir juga tidak dapat dilepaskan dari paradigma Ushuluddin  yakni konsep Ketauhidan. Program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir adalah jalur pendidikan dan pengembangan ilmu agama yang aplikatif dan sangat strategis untuk memenuhi kebutuhan pembangunan bidang Ushuluddin khususnya sektor perbankan nasional serta memenuhi tantangan perkembangan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat modern saat ini dan akan datang.

Pada tingkat aplikasinya muamalah sangat lekat dengan aktivitas perUshuluddinan masyarakat. Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir adalah jalur pendidikan dan pengembangan ilmu agama yang aplikatif dan sangat strategis untuk memenuhi kebutuhan pembangunan Ushuluddin dengan prinsip . Oleh karenanya dalam rangka suksesi pembangunan Ushuluddin berbasis sektor riil, yaitu menjadikan sistem Ushuluddin  sebagai sokoguru sistem perUshuluddinan nasional diperlukan akselerasi ketersediaan tenaga akademik maupun tenaga profesional bidang Ushuluddin .

Seorang lulusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir diharapkan mampu menjadi bankir profesional khususnya bankir  dengan kedalaman knowledge (fiqih muamalah) dan kemapanan skil baik pada perbankan mikro maupun makro serta dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan Ushuluddin  di Indonesia.

Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Institut Agama Islam Sukabumi menyelenggarakan pengembangan kurikulum berdasarkan kompetensi lulusan yang hendak dicapai. Kompetensi Institut Agama Islam Sukabumi adalah lulusan “Ulul Albab” yang dijiwai nilai-nilai ahlussunnah wal jama’ah yang memiliki kedalaman spiritual, keluhuran akhlak, keluasan ilmu dan kematangan profesional. Bertolak dari kompetensi lulusan tersebut, maka Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Institut Agama Islam Sukabumi mengemban tugas untuk menyiapkan calon-calon lulusan yang memiliki kekokohan akidah dan kedalaman spiritual, keagungan akhlak, keluasan ilmu, dan kematangan profesional

Tujuan

Tujuan pengembangan kurikulum program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir adalah sebagai berikut:

1) Menentukan visi dan misi pengembangan kurikulum Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir ke depan sebagai acuan dasar penyusunan kurikulum baru program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

2) Menentukan mata kuliah sebagai acuan dasar arah pengembangan kompetensi dari lulusan program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

3) Merancang aturan peralihan kurikulum baru.

4) Merancang konten atau isi dari masing-masing mata kuliah

 

1.      LANDASAN DASAR

Landasan Institusional

Perancangan kurikulum baru program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir mengacu pada visi, misi, nilai, dan sikap dasar program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

Visi :

Visi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir “Menjadi Program Studi yang Unggul dan kompetitif dalam bidang Ilmu Al-Quran dan Tafsir Berwawasan Eco-Pesantren di Indonesia pada 2037..

Misi :

Misi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir :

a.      Menyelenggarakan kegiatan pendidikan bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dalam bidang khithabah, kitabah, dan ilam;

b.      Mengembangkan kajian keilmuan bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir melalui kegiatan- kegiatan ilmiah dan penelitian; dan

c.       Menyebarluaskan hasil kajian keilmuan bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir melalui program pengabdian kepada masyarakat.

d.     Menyel enggarakan kerjasama strategis dalam pengembangan Ilmu Al- Qur’an dan Tafsir .

Tujuan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

a.      Menghasilkan sarjana yang kompeten dalam bidang Ilmu Ilmu Al- Qur’an dan Tafsir ;

b.      Menghasilkan  sarjana yang  kompeten  dalam bidang penelitian Ilmu Al- Qur’an dan Tafsir baik media konvensional maupun multimedia modern; dan

c.       Menghasilkan sarjana   yang  mampu  mengaplikasikan Ilmu Al- Qur’an dan Tafsir melalui pengabdian kepada masyarakat.

d.     Menghasilkan sarjana yang mampu bekerjasama dalam pengembangan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

 

PP No. 8 tahun 2012: Kualifikasi Manusia Indonesi

Terhitung tanggal 17 Januari 2012 lalu, Presiden Rl telah menandatangani Peraturan baru yaitu Peraturan Presiden No. 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia yang di dalamnya antara lain mengatur tentang: jenjang, penyetaraan, dan penetapan kualifikasi sumber daya manusia Indonesia.

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) atau Indonesian Qualification Framework adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.

Kualifikasi pada Kerangka Kuahfikasi Nasional Indonesia (KKNI) merefleksikan capaian pembelajaran (learning outcomes) yang diperoleh seseorang melalui jalur: (1) pendidikan; (2) pelatihan; (3) pengalaman kerja; dan (4) pembelajaran mandiri.

Hadirnya peraturan ini tentu bukan dimaksudkan untuk membuat stratifikasi sosial (pengkastaan) baru di tengah-tengah masyarakat kita, melainkan untuk dimaknai sebagai upaya untuk mewujudkan mutu dan jati diri Bangsa Indonesia (terkait dengan sistem pendidikan dan pelatihan nasional yang dimiliki Indonesia).

Dengan adanya KKNI ini akan merubah cara melihat kompetensi seseorang, tidak lagi semata dari ljazah tapi dengan melihat kepada kerangka kualifikasi yang disepakati secara nasional sebagai dasar pengakuan terhadap hasil pendidikan seseorang secara luas (formal, non formal, in-formal atau otodidak) yang akuntabel dan transparan.

2.      METODE PERANCANGAN KURIKULUM

Tahapan Menyusun Kurikulum.

Langkah awal yang harus dilakukan dalam menyusun kurikulum adalah dengan melakukan analisis SWOT dan Tracer Study serta Labor Market Signals. Kemudian Dalam penyusunan kurikulum yang sering dilakukan setelah didapat hasil dari analisis hal-hal tersebut adalah menentukan tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan inilah yang kemudian segera dijabarkan dalam mata kuliah yang kemudian dilengkapi dengan bahan ajamya (silabus) untuk setiap mata kuliah. Sejumlah mata kuliah ini disusun kedalam semester-semester. Penyusunan mata kuliah ke dalam semester biasanya didasarkan pada struktur atau logika urutan sebuah IPTEKS dipelajari, berdasarkan urutan tingkat kerumitan dan kesulitan ilmu yang dipelajari. Kurikulum semacam ini yang sering disebut kurikulum berbasis isi ( content based curriculum). Dalam hal ini jarang dipertimbangkan apakah lulusannya nanti relevan dengan kebutuhan masyarakat pemangku kepentingan (stakeholders) atau tidak. Alternatif penyusunan kurikulum yang berbasis pada kompetensi yang diusulkan, dimulai dengan langkah-langkah berikut:

1)      Penyusunan profil lulusan, yaitu peran dan fungsi yang diharapkan dapat dijalankan oleh lulusan nantinya di masyarakat;

2)      Penetapan kompetensi lulusan berdasarkan profil lulusan yang telah dicanangkan tadi;

3)      Penentuan Bahan Kajian yang terkait dengan bidang IPTEKS program studi;

4)      Penetapan kedalaman dan keluasan kajian (SKS) yang dilakukan dengan menganalisis hubungan antara kompetensi dan bahan kajian yang diperlukan;

5)      Merangkai berbagai bahan kajian tersebut kedalam mata kuliah;

6)      Menyusun struktur kurikulum dengan cara mendistribusikan mata kuliah tersebut dalam semester;

7)      Mengembangkan Rancangan Pembelajaran; dan secara simultan

8)      Memilih metode pembelajaran yang tepat untuk mencapai kompetensinya.

 

 

 

3.      RENCANA STRATEGIS DAN RENCANA OPERASIONAL PROGRAM STUDI

Sasaran yang ingin dicapai oleh Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir adalah meningkatnya penguasaan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian lulusan; serta meningkatnya mahasiswa yang lulus tepat waktu dengan kualitas unggul yakni 4 tahun dengan indeks rata-rata pencapaian prestasi 3,25 dengan masa tunggu yang pendek dalam memperoleh pekerjaan pasca kelulusan yakni kurang dari 3 bulan. Strategi pencapaian sasaran tersebut sebagai berikut:

1)   Penyelenggaraan pendidikan dilaksanakan secara penuh mulai semester 1 sampai 8.

2)   Kurikulum berbasis KKNI dikembangkan secara terus-menerus berdasarkan perkembangan ipteks, sehingga memenuhi unsur afektif, kognitif, dan psikomotor, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang baik.

3)   Silabus berbasis KKNI senantiasa disesuaikan dengan perkembangan ipteks, keilmuan, dan kajian terbaru sehingga materi-materi matakuliah yang dipelajari mahasiswa selalu mengikuti perkembangan kekinikan pada bidang ilmu pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.

4)   Mengikutsertakan dan membina mahasiswa dalam pola pikir ilmiah melalui berbagai kegiatan ilmiah, seperti: Penelitian Kreativitas Mahasiswa (PKM), Seminar Penelitian, Seminar, Diklat Kepemimpinan Mahasiswa, Bakti Sosial, Pembekalan Alumni, Praktik Magang, dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Sejalan dengan strategi pencapaian Program Studi di atas, berikut dijelaskan pengembangan strategi pada masa mendatang Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

   Tujuan 1

:

Mencetak sarjana Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang berkualitas dan berdaya saing

 

Sasaran 1

:

Meningkatkan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) lulusan

 

Sasaran 2

:

Mengoptimalkan masa studi lulusan

 

Sasaran 3

:

Meningkatkan kualitas input mahasiswa

 

Sasaran 4

:

Standardisasi uji kompetensi yang diimplementasikan melalui sertifikasi keahlian sebagai pendamping ijazah

   Tujuan 2

:

Menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat luas

 

Sasaran 1

:

Tersusunnya kurikulum PS Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir berbasis KKNI yang dapat meningkatkan kompetensi tambahan untuk menunjang profesionalisme mahasiswa

 

Sasaran 2

:

Terselenggaranya pembelajaran berkualitas yang berbasis TI (teknologi informasi).

 

Sasaran 3

:

Terciptanya layanan aktivitas kemahasiswaan yang mampu meningkatkan prestasi mahasiswa

   Tujuan 3

:

Mengimplementasikan hasil penelitian melalui pengabdian masyarakat

 

Sasaran 1

:

Peningkatan kompetensi dosen dengan melibatkan mahasiswa dalam melakukan penelitian

 

Sasaran 2

:

Penyebarluasan hasil-hasil penelitian dosen yang melibatkan mahasiswa dalam jurnal terakreditasi

 

Sasaran 3

:

Peningkatan pengabdian masyarakat dosen dalam menerapkan Ipteks

   Tujuan 4

:

Mewujudkan program studi yang bertatakelola baik

 

Sasaran 1

:

Mewujudkan manajemen internal PS bertatakelola baik

 

Sasaran 2

:

Menyempurnakan tata kelola berbasis TI.

 

Sasaran 3

:

Optimalisasi fungsi pangkalan data sebagai pusat data dan informasi guna mewujudkan program studi yang bertata kelola baik

 

Sasaran 4

:

Pengembangan fasilitas pembelajaran berbasis TI yang berkualitas bagi mahasiswa

   Tujuan 5

:

Menghasilkan lulusan yang memiliki jiwa kepemimpinan dan entrepreneur

 

Sasaran 1

:

Terwujudnya kepemimpinan yang kuat (strong leadership) di PS Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

 

4.      ANALISIS SWOT PROGRAM STUDI

Secara kelembagaan Program Studi S1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir merupakan bagian integral dari organ kelembagaan yang lebih tinggi, yakni Fakultas Ushuluddin dan Institut Agama Islam Sukabumi. Sesuai dengan visi Fakultas Ushuluddin dan Institut Agama Islam Sukabumi, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IAIS mempunyai visi untuk menjadi program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang berdaya saing tinggi, dalam bidang ilmu Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dan entrepreneur, yang berlandaskan nilai Islam Ulul Albab.

Selanjutnya dari visi ini disusun misi, tujuan, dan sasaran program studi. Berkaitan dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi, berikut ini rangkuman hasil analisis SWOT

Selanjutnya dari visi ini disusun misi, tujuan, dan sasaran program studi. Berkaitan dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi, berikut ini rangkuman hasil analisis SWOT.

a.      Kekuatan komponen visi, misi dan tujuan, dan sasaran ini tampak pada aspek berikut: (1) adanya kejelasan dan kekonsistenan visi, misi, tujuan, dan sasaran Program Studi dengan Fakultas Ushuluddin dan Institut; (2) visi, misi, tujuan, dan sasaran selalu dijadikan dasar dan acuan kegiatan; (3) kegiatan difokuskan untuk menciptakan keunggulan di bidang akademik dan mental spiritual.

b.      Kelemahan komponen visi, misi dan tujuan, dan sasaran ini terletak pada pemahaman dan komitmen sebagian kecil civitas akademika dan tenaga kependidikan belum optimal.

c.       Peluang komponen visi, misi dan tujuan, dan sasaran ini tampak pada aspek berikut: (1) adanya peluang untuk menjalin kerja sama dalam merealisasikan pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran; (2) terdapat jaringan informasi global untuk mewujudkan visi, misi, tujuan, dan sasaran; (3) adanya tuntutan terhadap kompetensi yang dinamis dan beragam menuntut perumusan visi, misi, dan tujuan yang sesuai.

d.     Ancaman komponen visi, misi dan tujuan, dan sasaran ini berupa persaingan dengan perguruan tinggi lain yang memiliki kondisi yang lebih baik.

Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam Sukabumi (IAIS) dipimpin oleh seorang ketua progam studi dan dibantu dengan staf khusus prodi dalam menjalankan tugas sehari-hari.

a.      Kekuatan komponen tata pamong ini sebagai berikut: (1) tata pamong sudah baik dan efisien, (2) adanya nilai kejujuran, kerukunan, dan keikhlasan yan gdijunjung tinggi sehingga menjadi penguat dalam melakukan aktivitas, (3) pelibatan civitas dalam mengembangkan situasi akademis secara umum sudah baik, (4) ada kesepakatan civitas akademika untuk mengembangkan iptek yang diintegrasikan iman dan taqwa.

b.      Kelemahan komponen tata pamong ini sebagai berikut: (1) beberapa civitas akademika kurang optimal dalam melaksanakan tugas, (2) masih terbatasnya jumlah staf, (3) koordinasi PPM, UPM, dan GPM dalam beberapa hal masih perlu ditingkatkan.

c.       Peluang komponen tata pamong ini sebagai berikut: (1) masih perlu penyempurnaan sistem kepemimpinan melalui kegiatan evaluasi eksternal, (2) adanya kerjasama dengan pusat penjaminan mutu di luar PT.

d.     Ancaman komponen tata pamong ini sebagai berikut: (1) kerja sama dengan lembaga mitra secara umum masih bersifat insidental, (2) jumlah dan jenis kemitraan dan kerjasama masih perlu ditingkatkan, (3) persaingan antar-PT.

 

Kebijakan/pendekatan penerimaan mahasiswa baru tertuang dalam peraturan akademik dan SK Rektor tentang Ketentuan Persyaratan Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2017/2018 yang berlaku bagi semua program studi di lingkungan IAIS. Profil mahasiswa secara umum baik, dan kompetensi lulusan juga memuaskan.

a.      Kekuatan komponen penerimaan mahasiswa baru sebagai berikut: (1) sistem penerimaan mahasiswa baru yang cukup sistematis, (2) animo masyarakat yang cukup baik terhadap program studi terlihat dari jumlah pendaftar saat Prodi pertama dibuka, (3) komposisi gender hampir merata, (4) produk program studi cukup banyak dan memadai, (5) adanya lembaga penjaminan mutu untuk menjamin tercapainya kompetensi lulusan.

b.      Kelemahan komponen penerimaan mahasiswa baru sebagai berikut: (1) persaingan masuk program studi kurang ketat, (2) mahasiswa masih sangat didominasi mahasiswa asal Jawa Timur.

c.       Peluang komponen penerimaan mahasiswa baru sebagai berikut: (1) secara umum kepercayaan stakeholders semakin meningkat, (2) ada peluang kerjasama untuk meningkatkan kualitas mahasiswa dan lulusan.

d.     Ancaman komponen penerimaan mahasiswa baru adanya perguruan tinggi negeri yang membuka bermacam-macam jalur penerimaan mahasiswa baru dalam jumlah yang besar.

 

Kondisi SDM program studi secara umum sudah baik. Hasil analisis SWOT pada SDM dapat dirumuskan sebagai berikut.

a.      Kekuatan komponen SDM program studi sebagai berikut: (1) SDM dosen tetap secara kualitas dan kuantitas tergolong baik, (2) pendidikan dosen pada umumnya sesuai dengan program studi (linear), (3) kompetensi dan pengalaman dosen dalam kegiatan ilmiah, nara sumber, dan prestasi tergolong tinggi.

b.      Kelemahan komponen SDM program studi sebagai berikut:(1) jumlah dosen luar biasa internal tergolong cukup tinggi, (2) belum banyak dosen yang terlibat dalam himpunan/asosiasi profesi, (3) rasio dosen-mahasiswa masih kurang maksimal.

c.       Peluang komponen SDM program studi sebagai berikut: (1) tersedianya beasiswa studi lanjut untuk dosen, (2) banyaknya penawaran program penelitian yang memberi peluang pada dosen untuk melaksanakan penelitian, kemungkinan bekerja sama dengan PT lain dalam rangka pendatangan tenaga ahli.

d.     Ancaman komponen SDM program studi sebagai berikut: (1) tingginya tingkat persaingan perguruan tinggi dalam merekrut dosen.

Kurikulum sangat menentukan kualitas hasil pembelajaran. Kurikulum yang dikembangkan Program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IAIS disusun bersama komponen civitas akademika dan stakeholder. Hasil analsis aspek kurikulum dapat disajikan di bawah ini.

a.      Kekuatan komponen kurikulum sebagai berikut: (1) kurikulum yang dikembangkan bersifat adaptif dan responsif, sudah berorientasi pasar, (2) kurikulum disusun mengikuti kompetensi dan profil lulusan yang diinginkan, (3) tersedia matakuliah pilihan, (4) didukung oleh konstribusi dari para stakeholders, (5) dikembangkan sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi, (6) direviuw secara periodik, (7) ditunjang oleh penggunaan teknologi informasi, (8) adanya lembaga penjaminan mutu.

b.      Kelemahan komponen kurikulum sebagai berikut: (1) suasana akademik secara umum masih perlu ditingkatkan, (2) jumlah dosen tetap masih terbatas, (3) masih rendahnya kualitas kegiatan ilmiah mahasiswa, (4) pelibatan beberapa civitas akademika dalam pengembangan kurikulum masih belum maksimal, (5) sebagian dosen belum memanfaatkan jasa teknologi informasi yang tersedia.

c.       Peluang komponen kurikulum sebagai berikut: (1) teknologi yang semakin cepat berkembang mengakibatkan kompetensi lulusan program studi yang dibutuhkan oleh dunia kerja juga menjadi semakin cepat berkembang, (2) adanya tuntutan pasar yang menghendaki kepuasan immaterial pada proses pembelajaran di perguruan tinggi, (3) struktur kurikulum berpeluang untuk direviuw (4) adanya peluang mengikutsertakan stakeholders dalam mereviuw kurikulum, (5) adanya peluang mendatangkan narasumber yang berkompeten untuk meningkatkan kemampuan staf melalui dana proyek, (6) semakin terbukanya akses ke berbagai perguruan tingggi dan lembaga lain, (7) banyaknya kegiatan ilmiah yang dapat mengembangkan kompetensi dosen.

d.     Ancaman komponen kurikulum sebagai berikut: (1) regulasi pendidikan yang berubah-ubah menuntut perubahan pada kurikulum, (2) tuntutan pasar kerja yang semakin tinggi terhadap kompetensi lulusan, (3) perkembangan IPTEKS yang terjadi di masyarakat lebih cepat daripada perubahan kurikulum.

  

5.      Tracer Studi

a.      Tujuan

Data tracer study dibutuhkan untuk mengetahui:

1)      Masa transisi lulusan dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja (termasuk masa tunggu kerja dan proses pencarian kerja pertama), situasi kerja terakhir, dan aplikasi kompetensi di dunia kerja,

2)      Penilaian diri terhadap penguasaan kompetensi, dan kesesuaian antara kompetensi yang diperoleh dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja,

3)      Penilaian terhadap proses pembelajaran, fasilitas pendidikan, dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap pemerolehan kompetensi, dan

4)      penggalian informasi sosiobiografis lulusan.

Data ini dimanfaat untuk dasar:

1)      Pengembangan kurikulum,

2)      Peningkatan kualitas proses pembelajaran,

3)      Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan,

4)      Peningkatan akreditasi prodi dan institusi, dan

5)      Pengembangan jejaring alumni IAIS.

Hasil tracer study dimanfaatkan sebagai dasar pemetaan dan penyelarasan kebutuhan dunia kerja dengan kompetensi yang harus disiapkan IAIS kepada lulusannya. Dari data tersebut IAIS dapat memperoleh masukan-masukan sebagai bahan mempersiapkan calon lulusannya untuk bersaing di pasar kerja secara kompetitif.

b.      Metode Tracer Study

Sosialisasi program pengembangan karir dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan karir IAIS. Setelah dilakukan sosialisasi Program Pusat Karir dan Tracer Study tahun 2012 oleh Subdirektorat Relevansi, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Dikti Kemdiknas RI mulai tahun 2012, kegiatan tracer study dilakukan sebagai berikut: (1) implementasi tracer study dilakukan di tingkat Universitas, (2) target sasaran 1 (satu) cohort alumni setelah lulus 2 (dua) tahun, dan (3) dilakukan oleh Pusat Pengembangan Karir IAIS sebagai lembaga yang bertugas melaksanakan program pusat karir dan tracer study di IAIS. Berikut ini dipaparkan rencana pelaksanaan tracer study tahun 2023, 2024, dan 2025.

Tracer study tahun 2023 dirancang untuk melacak keberadaan lulusan tahun 2021. Instrumen yang digunakan sesuai dengan pelaporan tracer study online Dikti ditambah dengan instrumen tambahan sesuai dengan karakteristik kebutuhan IAIS. Pengumpulan data dilakukan secara online melalui website IAIS. Dalam kegiatan tahun ini program PKTS IAIS menekankan pada peningkatan peran Pusat Karir sebagai lembaga yang mampu (1) memperkenalkan kepada calon lulusan tentang profesi dan pekerjaan, (2) memberikan pelatihan untuk meningkatkan employability (kesiapan dan kemampuan menembus dunia kerja), dan (3) melacak keberadaan lulusan setelah meninggalkan kampus, terutama terkait dengan periode transisi memasuki dunia kerja. Peningkatan fungsi dan peran Pusat Karir LP2RP IAIS ini akan dilaksanakan sesuai kalender akademik IAIS pada semester genap 2020/2021 untuk calon lulusan yang akan yudisium pada semester genap 2020/2021 untuk calon lulusan yang akan yudisium bulan oktober 2021. Di samping itu, Pusat Pengembangan Karir IAIS juga akan melakukan sosialisasi program PKTS kepada mahasiswa mulai awal memasuki dunia kampus sampai selesai dan memasuki tahap kehidupan pasca pendidikan di Perguruan Tinggi yang terintegrasi dalam kegiatan orientasi mahasiswa baru. Adapun rangkaian program pengembangan karir diberikan selama perkuliahan berlangsung hingga pembekalan calon alumni pada saat menjelang yudisium.

Hasil tracer study 2023-2025 akan dimanfaatkan (1) sebagai bahan pengembangan kurikulum, perbaikan fasilitas sarana dan prasarana, dan sebagainya, (2) sebagai data pendukung akreditasi prodi dan institusi dan pengajuan program PHK.


c.       Fomat Hasil Tracer Study

Hasil tracer study pengguna lulusan yang dilakukan tahun 2023 dirangkum dalam tabel berikut:

No

Jenis Kemampuan

Tanggapan Pihak Pengguna

Rencana Tindak Lanjut Oleh Program Studi

Sangat Baik

Baik

Cukup

Kurang

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

Integritas (etika dan moral)

 

 

 

 

Mengembangkan Rencana Perkuliahan Semester (RPS) matakuliah yang terintegrasi dengan etika dan moral dalam setiap mata kuliah, terutama juga pada mata kuliah Agama Islam, Pancasila,dan Kewarganegaraan. Selain itu, diintegrasikan melalui kegiatan Ma’had Ali di awal tahun perkuliahan bagi semua mahasiswa.

2

Keahlian berdasarkan

Bidang ilmu

 

 

 

 

Mengembangkan kurikulum berbasis KKNI dan SN Dikti, yang disesuaikan dengan visi, misi, tujuan PS, dan kebutuhan stakeholder

3

Bahasa Inggris

 

 

 

 

PS PBSI mengadakan pelatihan TOEFL. Tes TOEFL bagi seluruh mahasiswa PS diwajibkan kepada mahasiswa yang menempuh MK skripsi, yang harus memiliki skor TOEFL institusi minmal 450

4

Penggunaan Teknologi

Informasi

 

 

 

 

Penggunaan teknologi informasi akan lebih ditingkatkan, yaitu dengan menyediakan fasilitas teknologi informasi yang diperlukan, seperti centered learner yang dilengkapi dengan Hot Spot Area (WAN, program akademik SISFO KAMPUS), multimedia, dan komputer

5

Komunikasi

 

 

 

 

Mengembangkan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk aktif mempresentasikan materi pembelajaran, melalui pembelajaran berbasis masalah, penemuan, dan pengembangan sehingga kualitas kemampuan komunikasi mahasiswa dapat meningkat

6

Kerjasama tim

 

 

 

 

Mengembangkan pembelajaran yang menekankan pada kerja sama atau kelompok melalui pembelajaran berbasis proyek. Sehingga kemampuan bekerja sama mahasiswa dapat ditingkatkan sejak perkuliahan berlangsung.

 

7

Pengembangan diri

 

 

 

 

 

1.   Mendukung pelaksanaan kegiatan organisasi mahasiswa di tingkat PS (Departemen PS), organisasi di tingkat Fakultas, dan organisasi di tingkat IAIS, untuk penyaluran dan pengembangan diri mahasiswa.

2.   Mengembangkan program soft skill dan hard skill untuk memberikan kompetensi tambahan disamping kompetensi yang diperoleh di kelas agar lebih memiliki daya saing.

3.   Melaksanakan kegiatan Tracer Study secara berkelanjutan setiap tahun.

4.   Mengembangkan instrumen tracer study sesuai kebutuhan.

5.   Meningkatkan kerjasama dengan pengguna lulusan untuk memperoleh informasi tentang kepuasan pengguna terhadap lulusan.

Total

(a)

(b)

(c)

(d)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


B.     RANCANGAN KURIKULUM PROGRAM STUDI

1.      Penetapan Capaian Pembelajaran Lulusan

a.      Profil Lulusan.

Profil Lulusan adalah peran yang diharapkan dapat dilakukan oleh lulusan program studi di masyarakat/dunia kerja. Profil ini adalah outcome pendidikan yang akan dituju. Profil lulusan Program Studi adalah sebagai berikut.

Nomor

Profil Lulusan

P1

Stakeholders (Direktur, Manajer, Kepala Bagian, Kepala Biro)

P2

Konsultan (di bidang Perbankan dan Lembaga Keuangan )

P3

Staf Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dan Lembaga Keuangan  Lain

P4

Tenaga Edukatif bidang ilmu Ushuluddin  pada Lembaga Pendidikan

P5

Peneliti dan Perencana Pembangunan Ushuluddin

P6

Entrepreneur yang Islami

P7

Pegawai Lembaga Pemerintahan/Badan Usaha Milik Negara

 

b.      Kemampuan Yang Diturunkan dari Profil Lulusan.

Nomor

Profil Lulusan

Kemampuan Yang Diperlukan

P1

Stakeholders (Direktur, Manajer, Kepala Bagian, Kepala Biro)

1.Memiliki kemampuan leadership

2.Memiliki kemampuan manajerial

3.Memiliki kemampuan membangun jejaring

4.Memiliki visi yang kuat dan inovatif

5.Memiliki kecakapan dalam mengelola organisasi

P2

Konsultan (di bidang Perbankan dan Lembaga Keuangan )

1.Memiliki tingkat penguasaan tinggi terhadap ilmu keuangan dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir baik dalam tataran akademis maupun praktis

2.Memiliki kecakapan dan profesionalisme tinggi di bidang keuangan dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

3.Memiliki sertifikasi baik tingkat nasional maupun internasional di bidang lembaga keuangan

P3

Staf Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dan Lembaga Keuangan  Lain

1.Menguasai bidang ilmu dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

2.Memiliki kedalaman pengetahuan mengenai kaidah-kaidah

3.Memiliki hardskill dan softskill dalam operasional Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

4.Memiliki etos kerja yang tinggi

5.Memiliki kemampuan berkerja baik secara individu maupun tim

P4

Tenaga Edukatif bidang ilmu Ushuluddin  pada Lembaga Pendidikan

1.Memiliki kemampuan pedagogi

2.Memiliki kemampuan profesional bidang Ushuluddin

3.Memiliki sikap sosial yang tinggi

4.Memiliki kepribadian yang baik

5.Memiliki sikap positif sebagai edupreneur yang Islami.

6.Menguasai bidang ilmu dan teknologi pendidikan, pembelajaran, dan bidang ilmu Ushuluddin keuangan

P5

Peneliti dan Perencana Pembangunan Ushuluddin

1.Menguasai metodologi penelitian

2.Menguasai pengelolaan penelitian

3.Mematuhi etika dalam penelitian

4.Menguasai bidang ilmu Ushuluddin pembangunan

5.Menguasai bidang ilmu Ushuluddin

P6

Entrepreneur yang Islami

1.Memiliki kemampuan leadership

2.Memiliki kamampuan manajerial

3.Memiliki kemampuan membangun jejaring

4.Memiliki visi yang kuat

5.Memiliki sikap positif sebagai enterpreneur dengan prinsip-prinsip Islam

1.    Menguasai kaidah-kaidah  dalam perUshuluddinan (fiqih muamalah)

2.    Menguasai bidang ilmu Ushuluddin dan keuangan

P7

Pegawai Lembaga Pemerintahan/Badan Usaha Milik Negara

1.    Menguasai bidang ilmu khususnya Ushuluddin  untuk pembangunan

2.    Memiliki hardskill dan softskill dalam operasional kelembagaan maupun perusahaan

3.    Memiliki etos kerja yang tinggi.

4.    Memiliki kemampuan berkerja baik secara individu maupun tim

 

c.       Profil Lulusan dan Deskripsinya.

Nomor

Profil Lulusan

Kemampuan Yang Diperlukan

P1

Stakeholders (Direktur, Manajer, Kepala Bagian, Kepala Biro)

1.    Memiliki kemampuan kepemimpinan (leadership) yang ditandai dengan sikap bertanggungjawab, mandiri, memotivasi, menginspirasi, dan mampu bekerjasama dengan orang lain.

2.    Memiliki kemampuan manajerial yang ditunjukkan dengan sikap dapat dipercaya, dapat berkomunikasi dengan baik, dan mampu mengelola tugas dan tanggungjawab secara kolektif.

3.    Memiliki kemampuan membangun jejaring yang ditunjukkan dengan sikap percaya diri terhadap diri sendiri, serta dapat mempengaruhi dan menggerakkan orang lain dalam arti positif.

4.    Memiliki visi yang kuat terhadap bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang ditampilkan melalui kemampuan presentasi yang baik, mengolah dan mengkomunikasikan ide dan gagasan pada orang lain.

5.    Memiliki kecakapan dalam mengelola organisasi yang ditunjukkan dengan kemampuan mengelola tim/divisi/bagian bekerjasama secara terintegrasi untuk mencapai tujuan organisasi.

P2

Konsultan (di bidang Perbankan dan Lembaga Keuangan )

1.    Memiliki tingkat penguasaan tinggi terhadap ilmu Ushuluddin, keuangan dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir baik dalam tatanan akademis maupun praktis yang ditunjukkan dengan kontribusi terhadap aspek normatif dalam area Sistem Ushuluddin Islam (Lembaga Keuangan ) dengan menemukan prinsip-prinsip Islam di bidang Ushuluddin, serta menjawab persoalan-persoalan modern dalam sistem Ushuluddin (lembaga keuangan).

2.    Memiliki kecakapan dan profesionalisme tinggi di bidang keuangan dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir kemampuan pembuatan rencana unit usaha  spin off menjadi bank , membantu keuangan mikro  mengembangkan pasar, membangun sinergi antara lembaga keuangan , melakukan sosialisasi asuransi dan mikro  ke sejumlah lembaga pendidikan.

3.    Memiliki sertifikasi baik tingkat nasional maupun internasional di bidang lembaga keuangan  sebagai bentuk standardisasi uji kompetensi dibidang perbankan dan lembaga keuangan  antara lain; manajemen risiko Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir tingkat 1 s/d tingkat 3.

P3

Staf Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dan Lembaga Keuangan  Lain

1.    Menguasai bidang ilmu keuangan dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir baik dalam tatanan akademis maupun praktis yakni mampu mengaplikasikan ilmu akademis ke dalam ranah praktis.

2.    Memiliki kedalaman pengetahuan mengenai kaidah-kaidah  sehingga memahami dasar  untuk setiap produk perbankan atau lembaga .

3.    Memiliki hardskill seperti pengetahuan dan kemampuan teknis yang berhubungan dengan kompetensi inti untuk keilmuan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dan softskill yakni ketrampilan khusus non teknis antara lain berkomunikasi dengan nasabah/client, leadership, pendengar yang baik, bertanggungjawab dalam setiap job description, dsb.

4.    Memiliki etos kerja yang tinggi yang ditunjukkan dengan semangat kerja yang tinggi untuk bekerja secara optimal guna mencapai kualitas kerja yang sempurna.

5.    Memiliki kemampuan berkerja baik secara individu maupun tim dalam arti mampu bekerja dalam berbagai situasi dan kondisi, serta mampu menghadapi tantangan dunia kerja Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang semakin dinamis.

P4

Tenaga Edukatif bidang ilmu Ushuluddin  pada Lembaga Pendidikan

1.    Memahami prinsip-prinsip pedagogi dan psikologi sosial serta pendidikan yang ditunjukkan dengan sikap profesional sebagai seorang pendidik.

2.    Menguasai landasan filosofis, yuridis, historis, sosiologis, psikologis, dan empiris pendidikan dalam menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran.

3.    Memahami karakteristik peserta didik yang terkait dengan aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual dalam melaksanakan pendidikan dan pembelajaran.

4.    Memiliki kemampuan mengajar, mengevaluasi, dan mengembangkan pembelajaran di bidang Ushuluddin .

5.    Memiliki perspektif kemandirian, dan mampu bekerjasama dengan pihak lain dalam menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran.

6.    Memiliki sikap positif yang ditunjukkan dengan kemampuan memahami diri sendiri secara utuh sebagai seorang pendidik.

7.    Memiliki kepribadian baik yang ditunjukkan dengan sikap bertanggungjawab dan mampu menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik

8.    Memiliki sikap pendidik muslim yang berlandaskan ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja) An-Nahdliyah dan mampu mengintegrasikan nilai-nilai Aswaja dalam kehidupan sosial, akademik, dan religius.

9.    Memiliki kemampuan menyelenggarakan layanan pendidikan yang berbasis Pancasila dan mengedepankan nilai-nilai kesatuan serta menjunjung tinggi Kebhinnekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

P5

Peneliti dan Perencana Pembangunan Ushuluddin

1.    Menguasai metodologi penelitian yang ditandai dengan kemampuan merancang serta melaksanakan penelitian Ushuluddin pembangunan secara ilmiah dan bertanggungjawab disertai prinsip-prinsip .

2.    Menguasai pengelolaan penelitian dengan mengedepankan kaidah ilmiah dan melakukan diseminasi hasil penelitian untuk pembangunan Ushuluddin di Indonesia.

3.    Mematuhi etika dalam penelitian yang ditunjukkan dengan menjunjung tinggi etika akademik, kejujuran dan menghindari plagiasi.

4.    Menguasai bidang ilmu Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang ditandai dengan kemampuan memecahkan masalah dalam Ushuluddin  secara terukur, tepat, dan ilmiah berdasarkan hasil analisis informasi dan data.

5.    Menguasai bidang ilmu Ushuluddin pembangunan dengan landasan prinsip  yang ditunjukkan dengan kemampuan memecahkan masalah dalam pembangunan Ushuluddin secara terukur, tepat, dan ilmiah berdasarkan hasil analisis informasi dan data, serta mampu mengembangkan keahliannya sebagai upaya solutif penyelesaian masalah terkait dengan hukum Ushuluddin , Ushuluddin pembangunan dan kebijakan publik , moneter keuangan dan bisnis  serta kemampuan analitis dan adaptasi terhadap situasi yang dihadapi

6.    Menguasai bidang ilmu Ushuluddin pembangunan dengan landasan prinsip  yang diwujudkan dalam kemampuan mendokumentasikan, mengolah, menjelaskan, dan menyajikan informasi data sesuai dengan cara ilmiah, sahih, dan tidak melakukan plagiasi

P6

Entrepreneur yang Islami

1.    Memiliki kemampuan kepemimpinan (leadership) yang ditandai dengan sikap bertanggungjawab, mandiri, memotivasi, menginspirasi, dan mampu bekerjasama dengan orang lain.

2.    Memiliki kemampuan manajerial yang ditunjukkan dengan sikap dapat dipercaya, dapat berkomunikasi dengan baik, dan mampu mengelola tugas dan tanggungjawab secara kolektif.

3.    Memiliki kemampuan membangun jejaring yang ditunjukkan dengan sikap percaya diri terhadap diri sendiri, serta dapat memengaruhi dan menggerakkan orang lain dalam arti positif.

4.    Memiliki visi yang kuat terhadap bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang ditampilkan melalui kemampuan presentasi yang baik, mengolah dan mengkomunikasikan ide dan gagasan pada orang lain.

5.    Memiliki sikap positif sebagai edupreneur yang diwujudkan dalam kemampuan menghasilkan layanan jasa dan atau produk kreatif yang dapat dimanfaatkan orang banyak

6.    Menguasai bidang ilmu pendidikan, pembelajaran, dan bidang ilmu bahasa dan sastra Indonesia untuk mendukung profesi Edupreneur yang dapat memberikan layanan jasa dan atau produk dengan prima

P7

Pegawai Lembaga Pemerintahan/Badan Usaha Milik Negara (antara lain, seperti; OJK, BI, Pasar Modal /Bursa Efek Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan,dll)

1.    Menguasai bidang ilmu khususnya Ushuluddin  untuk pembangunan baik dalam tatanan akademis maupun praktis yakni mampu mengaplikasikan ilmu akademis ke dalam ranah praktis.

2.    Memiliki hardskill seperti pengetahuan dan kemampuan teknis yang berhubungan dengan kompetensi inti untuk keilmuan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dan softskill yakni ketrampilan khusus non teknis antara lain berkomunikasi dengan nasabah/client, leadership, pendengar yang baik, bertanggungjawab dalam setiap job description, dsb.

3.    Memiliki etos kerja yang tinggi yang ditunjukkan dengan semangat kerja yang tinggi untuk bekerja secara optimal guna mencapai kualitas kerja yang sempurna.

4.    Memiliki kemampuan berkerja baik secara individu maupun tim dalam arti mampu bekerja dalam berbagai situasi dan kondisi, serta mampu menghadapi tantangan dunia kerja industri keuangan  yang semakin dinamis.

 

d.     Perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)

Dalam Permendikbud No. 49 Tahun 2014 pasal 5 ayat 1 dijelaskan, Capaian Pembelajaran (CP) mencakup unsur-unsur sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Menurut Permendikbud No. 49 Tahun 2014 pasal 6, keterampilan yang merupakan kemampuan unjuk kerja mencakup keterampilan umum dan keterampilan khusus. Penjabaran setiap unsur adalah sebagai berikut ini.

1)      Sikap

Sikap merupakan perilaku benar dan berbudaya yang terbangun dari terinternalisasi dan aktualisasi nilai dan norma selama proses belajardan kehidupan akademik dikampus baik terstruktur maupun tidakterstruktur. Sikap terbentuk melalui proses spiritual dan sosial dalambentuk pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, serta keikutsertaandalam penelitian dan pengabdian masyarakat. Unsur sikap harusmengandung makna sesuai dengan rincian unsur sikap yang ditetapkandalam SN DIKTI. Institut dimungkinkan menambahkan unsur sikap untuk menambah ciri perguruan tinggi bersangkutan.

2)      Pengetahuan

Pengetahuan merupakan cerminan terhadap penguasaan konsep, teoridan metode dan/atau falsafah bidang ilmu tertentu secara sistematisyang diperoleh melalui penalaran dan terakumulasi selama prosespembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/ataupengabdian masyarakat yang terkait pembelajaran. Unsur pengetahuanini secara jelas harus menunjuk bidang ilmu atau gugus pengetahuanyang menggambarkan program studi dengan menyatakan tingkatpenguasaan, keluasan dan kedalaman pengetahuan yang harus dikuasaipara lulusannya. Rumusan pengetahuan harus memiliki kesetaraandengan Standar Isi Pembelajaran dalam SN DIKTI.

3)      Keterampilan Umum

Keterampilan merupakan perwujudan akhir dari proses transformasipotensi yang ada dalam setiap individu pembelajar menjadi kompetensiatau kemampuan yang aplikatif, bermanfaat. Keterampilan/kemampuankerja tercermin melalui mekanisme unjuk kerja berdasarkan padakonsep, teori, metode, bahan, dan/atau instrumen sesuai denganbidangnya, yang terbentuk melalui pembelajaran, pengalaman kerjamahasiswa, serta keikutsertaan dalam penelitian dan pengabdianmasyarakat. Keterampilan umum adalah keterampilan yang wajibdimiliki oleh setiap lulusan dalam rangka menjamin kesetaraankemampuan lulusan sesuai tingkat program dan jenis pendidikan tinggidan sesuai dengan ketetapan pada SD DIKTI. Penambahan unsurketerampilan umum dimungkinkan untuk menjadi ciri perguruan tinggipada para lulusannya.

4)      Keterampilan Khusus

Keterampilan khusus adalah keterampilan yang wajib dimiliki olehsetiap lulusan sesuai dengan bidang keilmuan program studi, yangterkait dengan metode yang digunakan dalam kerja tersebut, tingkatmutu yang harus dicapai dan kondisi/proses dalam mencapai hasiltersebut. Lingkup dan tingkat keterampilannya harus memilikikesetaraan dengan seperti yang dideskripsikan CP KKNI menurut jenisdan jenjang pendidikan.

e.      Tabel Rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)

Unsur Kemampuan

Capaian pembelajaran lulusan

Sikap (S)

S1

Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius

S2

Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika.

S3

Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila

S4

Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa

S5

Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain

S6

Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan

S7

Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

S8

Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik.

S9

Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir secara mandiri.

S10

Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan

S11

Menginternalisasi prinsip-prinsip , mengimplementasikan serta mengembangkannya saat menjalani profesi di lingkup Ushuluddin khususnya bidang keuangan dan perbankan

S12

Menginternalisasikan nilai-nilai aswaja dalam kehidupan sehari-hari kehidupan sosial, akademik, dan religius

S13

Memiliki kemandirian dan tanggungjawab dalam menyelesaikan masalah di bidang keuangan dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi yang menjadi tanggungjawab seorang ahli Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (bankir ).

Unsur Kemampuan

Capaian pembelajaran lulusan

Keterampilam Umum (KU)

KU1

Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keuangan dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

KU2

Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur dalam industri keuangan dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

KU3

Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai bidang keuangan dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni

KU4

Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi.

KU5

Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keuangan dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, berdasarkan hasil analisis informasi dan data.

KU6

Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya

KU7

Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada anggota yang berada di bawah tanggung jawabnya

KU8

Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri.

KU9

Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi dalam kajian penelitian bidang keuangan dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

Unsur Kemampuan

Capaian pembelajaran lulusan

Keterampilan Khusus (KK)

KK1

Mampu menguasai prinsip-prinsip  dalam aspek transaksi mu’amalat serta mengimplementasikannya dalam industri keuangan  terpadu yang meliputi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Industri Keuangan Non Bank (IKNB)  dan Pasar Modal

KK2

Mampu menguasai dan menerapkan konsep-konsep Ushuluddin dan keuangan  terpadu.

KK3

Mampu dibawah supervisi membuat strategi, program dan evaluasi di bidang keuangan  terpadu

KK4

Mampu mengindentifikasi dan menganalisis masalah, potensi dan prospek serta merekomendasikan alternative pengambilan keputusan dalam bidang keuangan  terpadu.

KK5

Mampu dibawah supervisi menyusun strategi pengembangan bisnis dan manajemen Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

KK6

Mampu memanfaatkan teknologi komunikasi dan komputer pada bisnis keuangan  Terpadu

KK7

Mampu menyusun rencana strategik kegiatan bisnis Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

KK8

Mampu melaksanakan penelitian untuk memecahkan masalah dibidang keuangan dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan memanfaatkan teknologi dan informasi.

KK9

Mampu dibawah supervisi menyusun, menganalisis, dan menginterpretasi laporan keuangan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dan Unit Usaha  sesuai dengan standar Pedoman Akuntansi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Indonesia (PAPSI) yang berlaku di Indonesia

KK10

Mampu dibawah supervisi menyusun, menganalisis, dan menginterpretasi laporan keuangan Emiten Pasar Modal  sesuai dengan standar Pedoman Akuntansi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Indonesia (PAPSI) dan Standar Akuntansi Keuangan (SAK)  yang berlaku di Indonesia.

KK11

Mampu dibawah supervisi menyusun, menganalisis, dan menginterpretasi laporan keuangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berbasis sistem  dan IKNB  sesuai dengan SAK  dan SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP) yang berlaku di Indonesia,

KK12

Mampu dibawah supervisi menyusun, menganalisis, dan menginterpretasi laporan keuangan lembaga sosial ZISWAF sesuai dengan SAK  yang berlaku di Indonesia

KK13

Mampu secara mandiri menyusun laporan hasil analisis atas informasi keuangan dan non keuangan serta pengungkapan terkait yang relevan dan andal untuk pengambilan keputusan manajerial dengan menerapkan teknik dan metode analisis dalam industri keuangan  Terpadu

KK14

Mampu secara mandiri mengoperasikan dan memanfaatkan piranti lunak dalam rangka penyusunan laporan keuangan, anggaran, administrasi perpajakan, dan penelitian dalam industri keuangan

KK15

Mampu merencanakan, mengorganisasikan, dan mengambil keputusan dalam kegiatan bisnis bidang keuangan dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

KK16

Memiliki kemampuan memimpin organisasi dan atau dalam bidang perbankan dan lembaga keuangan

KK17

Memiliki ketrampilan mengkomunikasikan gagasan, persoalan dan pemecahan masalah bisnis perbankan dan asuransi

 

KK18

 

Unsur Kemampuan

Capaian pembelajaran lulusan

Pengetahuan (P)

P1

Memiliki pengetahuan tentang filsafat Pancasila dan Nasionalisme

P2

Memiliki pengetahuan tentang nilai keilmuan agama Islam Aswaja An-Nahdliyah, khususnya konsep Keseimbangan (At Tawazun), Moderat (At Tawasuth), Toleran (At Tasamuh), Kooperatif (At Ta’awun) dan Keadilan (Al I’tidal).

P3

Menguasai hukum, prinsip-prinsip dan konsep-konsep Ushuluddin Islam

P4

Menguasai dasar-dasar, sistem, konsep, teori, praktek,serta manajemen risiko keuangan dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

P5

Menguasai prinsip-prinsip dan konsep kewirausahaan yang dibutuhkan untuk menjadi pelaku bisnis berbasis

P6

Menguasai pengetahuan dasar teknologi informasi dan komunkasi dalam menunjang kegiatan bisnis

P7

Menguasai metode kuantitatif dan kualitatif terkini untuk menganalisis permasalahan bidang Ushuluddin

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


f.        Struktur, Prasyarat dan Sebaran Mata Kuliah

Smt

Kode Mata Kuliah

Nama Mata Kuliah

Bobot SKS

Sks MK dalam Kurikulum

Inti

Institusional

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

I

MWU80001

Ilmu Pancasila

2

2

 

MWU80002

Bahasa Indonesia I

2

2

 

MWU80003

Ushul Fiqh

2

2

 

MWU80004

Ulumul Hadits

2

2

 

MWU80005

Ilmu Alamiah Dasar

2

2

 

MWU80006

Ulumul Qur’an

2

2

 

MWU80007

Bahasa Inggris I

2

2

 

MWU80008

Bahasa Arab I

2

2

 

MWU80009

Ilmu Kalam

2

2

 

 

MWU80010

Filsafat Umum

2

2

 

 

MWU80011

Pengantar Studi Islam

2

2

 

 

MWU80012

Praktik Ibadah

0

0

 

 

 

 

22

22

 

II

MWU80013

Bahasa Indonesia II

2

2

 

MWU80014

Bahasa Inggris II

2

2

 

MWU80015

Bahasa Arab II

2

2

 

MWU80016

Kewarganegaraan

2

2

 

MWU80017

Ilmu Budaya Dasar

2

2

 

MWU80018

Sejarah dan Peradaban Islam

2

2

 

MWU80019

Fiqh

2

2

 

MWU80020

Ilmu Hadits

2

2

 

MWU80021

Akhlak Tasawuf

2

2

 

MWU80022

Filsafat Ilmu

2

2

 

 

MWU80023

Pengantar Psikologi Umum

2

2

 

 

MWU80024

Praktik Tilawah

2

2

 

 

 

 

24

24

 

III

MKW80001

Gharibul Ayat Al-Quran

3

3

 

MKW80002

Hadits Analitik

2

2

 

MKW80003

Filsafat Ilmu

2

2

 

MKW80004

Akidah Islamiyyah

2

2

 

MKW80005

Metodologi Penelitian Hadist

2

2

 

MKW80006

Siroh Analitik

2

2

 

MKW80007

Tafsir Ahkam

2

2

 

MKW80008

Fiqh Ibadah

2

2

 

MKW80009

Ilmu Tafsir

2

2

 

MKW80010

Wacana Bahasa Arab

2

2

 

 

MKW80008

Metode Pendekatan dalam Penafsiran

2

2

 

 

MKW80009

Dasar-dasar Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

2

2

 

 

 

 

24

24

2

IV

MKW80010

Fiqih Muamalah

2

2

 

MKW80011

Kaidah Tafsir

2

2

 

MKW80012

Qawaid Fiqhiyyah

2

2

 

MKW80013

Tatanan Sosial Islam

2

2

 

MKW80014

Metode Pengajaran Al-Qur'an dan Hadits

2

2

 

MKW80015

Diskursus Kontemporer Al-Qur'an dan Hadits

2

2

 

MKW80016

Living Al-Qur'an dan Sunnah

2

2

 

MKW80017

Thuruq Fahm Al-Hadits

2

2

 

MKW80018

Hadits Tematik

2

2

 

 

 

 

20

20

 

V

MKD80001

Studi Naskah Tafsir

2

2

 

MKD80002

Tafsir Tematik Siyasah

2

2

 

MKD80003

Tafsir Mawudu'I Ibadah

2

2

 

MKD80004

Sejarah Pemikiran Tafsir di Indonesia

2

2

 

MKD80005

I'jaz Al-Qur'an

2

2

 

MKD80006

Tafsir Tahlili Juz 30

2

2

 

MKD80007

An-Nuzum Al-Islamiyyah

2

2

 

MKD80008

Siroh Nabawiyah

2

2

 

MKD80009

Tafsir Mawudu'I Akidah

2

2

 

MKD80010

Sabab Nuzul Al-Quran

2

2

 

MKD80011

Pengenalan Kitab Tafsir Klasik

2

2

 

MKD80012

Orientalisme dan Misionarisme

2

2

 

 

 

 

24

24

 

 

VI

MKD80013

Metodologi Penulisan Skripsi/ Proposal Skripsi

2

2

 

MKP80001

Khazanah Islam Nusantara

2

2

 

MKP80002

Nilai-nilai Kepesantrenan

2

2

 

MKP80003

Sejarah Pesantren

2

2

 

MKP80004

Kaifiat Mujadalah

2

2

 

MKP80005

Manajemen Komunikasi Pondok Pesantren

2

2

 

MKP80006

Kajian Ta'lim Al-Muta'allim

2

2

 

MKP80007

Perbandingan Madzhab

2

2

 

MKP80008

Kajian Riyadus Shalihin

2

2

 

 

 

 

18

18

 

VII

MKP80015

PPL

2

2

 

MKP80016

KKN

2

2

 

MKP80009

Wacana Tafsir Kontemporer

2

2

 

MKP80010

Tafsir Mawudu'I Tarbawi

2

2

 

MKP80011

Tafsir 'Ilmi

2

2

 

MKP80012

Manajemen Pesantren Salafi dan Modern

2

2

 

MKP80013

Tafsir Tahlili Juz 21-25

2

2

 

MKP80014

Praktik Takhrij Hadits

2

2

 

 

 

 

16

16

 

VIII

MKP80017

Komprehensif

2

2

 

MKP80018

Skripsi

6

6

 

 

 

 

8

8

 

Total SKS

156

156

 

 

 

 

 

 

 

NO

KODE MK

NAMA MATA KULIAH

DITAWARKAN

MATA KULIAH PROGRAM YANG HARUS DIPENUHI

NILAI PRASYARAT

KET

SKS

GSL

GNP

MATA KULIAH WAJIB UMUM (MWU)

1

MWU80001

Ilmu Pancasila

2

I

 

 

 

Wajib

2

MWU80002

Bahasa Indonesia I

2

I

 

 

 

Wajib

3

MWU80003

Ushul Fiqh

2

I

 

 

 

Wajib

4

MWU80004

Ulumul Hadits

2

I

 

 

 

Wajib

5

MWU80005

Ilmu Alamiah Dasar

2

I

 

 

 

Wajib

6

MWU80006

Ulumul Qur’an

2

I

 

 

 

Wajib

7

MWU80007

Bahasa Inggris I

2

I

 

 

 

Wajib

8

MWU80008

Bahasa Arab I

2

I

 

 

 

Wajib

9

MWU80009

Ilmu Kalam

2

I

 

 

 

Wajib

10

MWU80010

Filsafat Umum

2

I

 

 

 

Wajib

11

MWU80011

Pengantar Studi Islam

2

I

 

 

 

Wajib

12

MWU80012

Praktik Ibadah

2

I

 

 

 

Wajib

13

MWU80013

Bahasa Indonesia II

2

 

II

 

 

Wajib

14

MWU80014

Bahasa Inggris II

2

 

II

 

 

Wajib

15

MWU80015

Bahasa Arab II

2

 

II

 

 

Wajib

16

MWU80016

Kewarganegaraan

2

 

II

 

 

Wajib

17

MWU80017

Ilmu Budaya Dasar

2

 

II

 

 

Wajib

18

MWU80018

Sejarah dan Peradaban Islam

2

 

II

 

 

Wajib

19

MWU80019

Fiqh

2

 

II

 

 

Wajib

20

MWU80020

Ilmu Hadits

2

 

II

 

 

Wajib

21

MWU80021

Akhlak Tasawuf

2

 

II

 

 

Wajib

22

MWU80022

Filsafat Ilmu

2

 

II

 

 

Wajib

23

MWU80023

Pengantar Psikologi Umum

2

 

II

 

 

Wajib

 

 

Total

22

24

 

 

 

 

MATA KULIAH KEAHLIAN DASAR (MKD)

1

MKD80001

Studi Naskah Tafsir

2

V

 

 

 

Wajib

2

MKD80002

Tafsir Tematik Siyasah

2

V

 

 

 

Wajib

3

MKD80003

Tafsir Mawudu'I Ibadah

2

V

 

 

 

Wajib

4

MKD80004

Sejarah Pemikiran Tafsir di Indonesia

2

V

 

 

 

Wajib

5

MKD80005

I'jaz Al-Qur'an

2

V

 

 

 

Wajib

6

MKD80006

Tafsir Tahlili Juz 30

2

V

 

 

 

Wajib

7

MKD80007

An-Nuzum Al-Islamiyyah

2

V

 

 

 

Wajib

8

MKD80008

Siroh Nabawiyah

2

V

 

 

 

Wajib

9

MKD80009

Tafsir Mawudu'I Akidah

2

V

 

 

 

Wajib

10

MKD80010

Sabab Nuzul Al-Quran

2

V

 

 

 

Wajib

11

MKD80011

Pengenalan Kitab Tafsir Klasik

2

V

 

 

 

Wajib

12

MKD80012

Orientalisme dan Misionarisme

2

V

 

 

 

Wajib

13

MKD80013

Metodologi Penulisan Skripsi/ Proposal Skripsi

2

V

 

 

 

Wajib

 

 

Total

26

0

 

 

 

Wajib

MATA KULIAH KEAHLIAN WAJIB (MKW)

1

MKW80001

Gharibul Ayat Al-Quran

2

III

 

 

 

Wajib

2

MKW80002

Hadits Analitik

2

III

 

 

 

Wajib

3

MKW80003

Filsafat Ilmu

2

III

 

 

 

Wajib

4

MKW80004

Akidah Islamiyyah

2

III

 

 

 

Wajib

5

MKW80005

Metodologi Penelitian Hadist

2

III

 

 

 

Wajib

6

MKW80006

Siroh Analitik

2

III

 

 

 

Wajib

7

MKW80007

Tafsir Ahkam

2

III

 

 

 

Wajib

8

MKW80008

Fiqh Ibadah

2

III

 

 

 

Wajib

9

MKW80009

Ilmu Tafsir

2

III

 

 

 

Wajib

10

MKW80010

Wacana Bahasa Arab

2

III

 

 

 

Wajib

11

MKW80008

Metode Pendekatan dalam Penafsiran

2

III

 

 

 

Wajib

12

MKW80009

Dasar-dasar Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

2

III

 

 

 

Wajib

13

MKW80010

Fiqih Muamalah

2

 

IV

 

 

Wajib

14

MKW80011

Kaidah Tafsir

2

 

IV

 

 

Wajib

15

MKW80012

Qawaid Fiqhiyyah

2

 

IV

 

 

Wajib

16

MKW80013

Tatanan Sosial Islam

2

 

IV

 

 

Wajib

17

MKW80014

Metode Pengajaran Al-Qur'an dan Hadits

2

 

IV

 

 

Wajib

18

MKW80015

Diskursus Kontemporer Al-Qur'an dan Hadits

2

 

IV

 

 

Wajib

19

MKW80016

Living Al-Qur'an dan Sunnah

2

 

IV

 

 

Wajib

20

MKW80017

Thuruq Fahm Al-Hadits

2

 

IV

 

 

Wajib

21

MKW80018

Hadits Tematik

2

 

IV

 

 

Wajib

22

MKW80019

Praktik Profesi Lapangan

2

VII

 

 

 

Wajib

23

MKW80020

Kuliah Kerja Nyata

2

VII

 

 

 

Wajib

24

MKW80021

Komprehensif

2

 

VIII

 

 

Wajib

25

MKW80022

Skripsi

6

 

VIII

 

 

Wajib

 

 

Total

54

28

26

 

 

 

MATA KULIAH KEAHLIAN PILIHAN (MKP)

1

MKP80001

Khazanah Islam Nusantara

2

 

VI

 

 

Pilihan

2

MKP80002

Nilai-nilai Kepesantrenan

2

 

VI

 

 

Pilihan

3

MKP80003

Sejarah Pesantren

2

 

VI

 

 

Pilihan

4

MKP80004

Kaifiat Mujadalah

2

 

VI

 

 

Pilihan

5

MKP80005

Manajemen Komunikasi Pondok Pesantren

2

 

VI

 

 

Pilihan

6

MKP80006

Kajian Ta'lim Al-Muta'allim

2

 

VI

 

 

Pilihan

7

MKP80007

Perbandingan Madzhab

2

 

VI

 

 

Pilihan

8

MKP80008

Kajian Riyadus Shalihin

2

 

VI

 

 

Pilihan

9

MKP80009

Wacana Tafsir Kontemporer

2

VII

 

 

 

Pilihan

10

MKP80010

Tafsir Mawudu'I Tarbawi

2

VII

 

 

 

Pilihan

11

MKP80011

Tafsir 'Ilmi

2

VII

 

 

 

Pilihan

12

MKP80012

Manajemen Pesantren Salafi dan Modern

2

VII

 

 

 

Pilihan

13

MKP80013

Tafsir Tahlili Juz 21-25

2

VII

 

 

 

Pilihan

14

MKP80014

Praktik Takhrij Hadits

2

VII

 

 

 

Pilihan

 

 

Total

28

12

16

 

 

 

 

 

Total Kseluruhan SKS

156

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

C.    Perancangan Pembelajaran

(Perancangan pembelajaran dilakukan dengan tahapan:

1)      Mengidentifikasi CPL yang dibebankan pada matakuliah;

2)      Merumuskan capaian pembelajaran mata kuliah (CP-MK) yang bersifatspesifik terhadap mata kuliah berdasarkan CPL yang dibebankan padaMK tersebut;

3)      Merumuskan sub-CP-MK yang merupakan kemampuan akhir yangdirencanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan dirumuskan berdasarkan CP-MK;

4)      Analisis pembelajaran (analisis tiap tahapan belajar);

5)      Menentukan indikator dan kriteria Sub-CP-MK;

6)      Mengembangkan instrumen penilaian pembelajaran berdasarkanindikator pencapaian kemampuan akhir tiap tahapan belajar;

7)      Memilih dan mengembangkan model/metoda/strategi pembelajaran;

8)      Mengembangkan materi pembelajaran;

9)      Mengembangkan dan melakukan evaluasi pembelajaran)

 

RPS Selengkapnya Terlampir

 

 

 

 

 

 


                                                                                                 RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)                                                                                                                                                           

 

0 Response to "Draft Kurikulum Ilmu Al-Qur'an Dan Tafsir (S1)"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

-->